Anak-anak harus diizinkan belajar dari kesalahan

Hariansumbar.com-Orang tua diminta tak terlalu membebani anak dengan aneka kewajiban.

Anak-anak harus didorong untuk mengambil risiko dan berbuat kesalahan selagi mereka masih cukup muda untuk belajar dari kesalahan itu, kata seorang aktivis pendidikan.

Anak-anak harus punya waktu untuk bermain kartu, mengendarai go-kart dan memanjat pohot, kata Christian Heinrich, ketua Asosiasi Sekolah Asrama Inggris.


Ia juga memperingatkan orang tua agar tidak terlalu membebani anak dengan berbagai kewajiban "dengan dalih persiapan masa depan mereka."

Ia mengatakan hal itu dalam konferensi tahunan asosiasi dan mengingatkan bahwa ada hal lain di sekolah selain ruang kelas dan ujian.

Anak-anak harus diberikan waktu untuk belajar tetapi juga menikmati masa kanak-kanak.

Ia mengatakan, "Masa kanak-kanak mungkin kelak hanya tinggal istilah yang diciptakan kesusasteraan Eropa di Abad ke-16 dan 17."

"Sedihnya, di banyak bagian dunia, masa kanak-kanak nyaris tidak ada. Kita terberkati di sekolah-sekolah Inggris dengan kemampuan untuk memperpanjang masa kecil dan mengisinya dengan hal-hal yang menyenangkan," kata Heinrich.

"Ingat, begitu masa kanak-kanak hilang, ia tak akan pernah kembali. Kita jangan membuat anak terburu-buru menyambut masa depan mereka," katanya

0 komentar:

Poskan Komentar

MENU UTAMA

About (1) Agam (2) Artikel (2) Bisnis (31) Bukittinggi (5) Contacts (1) Daerah (38) Dharmasraya (1) Hukum (47) Iklan (1) Internasional (52) Kesehatan (5) Life (4) Nasional (126) Olah Raga (48) Opini (3) Otomotif (15) Padang (13) Pendidikan (9) Pesisir Selatan (1) Politik (57) Saintek (23) Solok (4) Tips (2) Warta Kota (10)

Iklan Anda

Iklan Anda
Hanya di Sari Anggrek Padang. RP. 55.000
Hariansumbar.Com. Diberdayakan oleh Blogger.